Monday, July 09, 2007

sekejam-kejam binatang buas....

assalamualaikum...

baca muka depan star hari ini? citer pasal kanak-kanak beumur 4 tahun yang dibunuh kejam, belek ke dalam citer toreh dan ragut di Port Klang. perhh!! kehidupan makin mencemaskan....dunia semakin hilang serinya bila di fikirkan...ye tak?? manusia-manusia banjingan semakin ramai, yang menjadi mangsa tentulah pula berganda juga ramainya. hidup yang singkat ini sepatutnya di warnai dengan ketenangan, keceriaan dan keseronokan. ini tidak...rasanya takde warna pulak!

kalau takde kejadian-kejadian yang mengerun dan mengugat ketenangan kita camni pun...kehidupan kita dah suram sikit-sikit warnanya disebabkan hutang dan persaingan....jadi mengapalah nak ada semuanya ni. bunuh kanak-kanak berumur 4 tahun – ini kerja siapa? rimau, singa, beruang ganas....itu semua takde dalam hutan batu cam yang kita diami sekarang ni. habis angkara siapa? rasanya mereka ini lebih ganas dari binatang yang disebut tadi. apalah dosanya kanak-kanak berumur 4 tahun. toreh dan ragut....apalah kejamnya sipelaku tu. kalau dia toreh pokok getah pun baik....harga getah la ni pun boleh tahan mahalnya. mangsa bukan setakat hilang RM 250...itu kira sikit banding dengan RM 15-20 ribu belanja pembedahan untuk sambung jari-jemarinya. alaahhaaiii....itu yang kekadang tu malas nak beli dan baca akhbar-akhbar harian sekarang ni....takut di cengkam dengan rasa cemas, gerun, takut dan bimbang. tapi sebab nak tahu perkembangan semasa....dan ada lebih-lebih RM 1.20 maka belilah jugaaa...

teringat kisah semasa saya bertandang ke rumah member sekolej dulu. tempat belajar saya dulu nun jauh di utara dan rakan ni pun asalnya di kampung-kampung sebelah sana jugak maka kami amik kesempatanle bila diajak. kami sampai dengan 3 biji motor...dari tepi jalan besar masuk ke rumahnya jalannya betul-betul muat basikal atau motor saja dan jaraknya adale sekitar 1 km. sampai saja, kami disambut oleh bapa dan ibunya (itula sahaja penghuni yang ada sebab abang dan kakak rakan ni semua dah bekerluaga dan telah berhijrah). kawasan sekitar rumah masih boleh dikatakan hutan....walau dah di ’dusun’kan sedikit sebanyak oleh rakan bersama ibubapanya.

saya sempatle bertanya pada orang tua rakan ni...”pakcik duduk di rumah dalam kawasan camni tak risau dengan benda-benda halus, hantu, binatang buas ke?”...agak ilmiahlah kononnya soalan saya tu...hehehe. ”oooo...setakat hantu tu kita tak risau sangat sebab kita kan lebih hebat kejadian dari depa tuh, binatang buas...kita ada bela anjing garang dua ekor..dan kita boleh pakai senapang rela tuh, tapi risau sangat kalau makhluk dua kaki nama manusia, hahh!!...ini pakai apapun belum tentu boleh kalahkan depa”, gitule terang bapa rakan saya tu. bayangkan dalam banyak-banyak makhluk yang menggerunkan tu.....semuanya tak la segerun manusia sebab apa yang membimbangkan mengikut orang tua rakan tadi ialah manusia amat tidak boleh diramal tindakan mereka....kalau kejam mereka boleh jadi sekejam-kejamnya dan kalau baik mereka boleh jadi sebaik-baiknya...gitule....wallahualam.

Friday, July 06, 2007

a short story about 'dignity'

assalamualaikum...

dignity. one word with thousand meanings. do we have one? I believe most of us do -but we seem to forget that we do have it. the numbers of people who intentionally try to forget that they have one are greater than the numbers of people who do it unintentionally. why so? actually because of so many reasons....the mother of all reason is ‘money’. they for go the concerns with their own dignity as long as money keep pouring-in. doesn’t matter if the boss want me to do something unethical as long as they compensate me well, what is dignity?....I’ll pay my ‘teh tarik’ not with dignity but with money. in fact this how’s the world works these days. for these people, not only they do not concern with their own dignity but they ‘play’ with it. they even make fun out of it.

okay now let’s put it this way, if we are alone and have to defend ourselves what would be the ‘one’? this is one hypothetical question – we are materially deprived, we don’t have family, we normally wandering all the times...if we suddenly being attack - again what will be the ‘one’ that we going to defend? even if we are in that vulnerable situation and the attacker instruct us to take-off the cloth we still reluctant to do...up to the point they threatened to kill us, still we try harder not to obey. taking-off cloth is equivalent to throwing the dignity down into the ditch...isn’t it? so doesn’t matter if you are in whatever state, always think of how to uphold your own dignity higher. your dignity is actually you....it also involve with your heart’s strength, shyness and sensibility.

let’s give concern to our own dignity....be it by doing so we might lose few things or even many things but our dignity is damn priceless than those things. it might be hard when come doing it (upholding it). possibility of people slam you is high, they might criticized your action so on and so forth. the truth is you definitely couldn’t satisfy every single person....but what you can do is to go along satisfying yourselves. only you know your ownself and, the dignity only have you to depend on. for others, the value of your dignity is nil...but not for you. defend your dignity rightfully (perhaps this can be the ‘last thing’ that you probably have) and uphold it higher - right where it belongs....wallahualam.

I Can Go The Distance

assalamualaikum....

this is the lyric for the song - "I Can Go The Distance" that has inspired me a lot and still does up to now....

I have often dreamed
Of a far off place
Where a hero's welcome
Would be waiting for me
Where the crowds will cheer
When they see my face
And a voice keeps saying
This is where I'm meant to be

I'll be there someday
I can go the distance
I will find my wayIf
I can be strongI know every mile
Will be worth my while
When I go the distance
I'll be right where I belong

Down an unknown road
To embrace my fate
Though the road may wander
It will lead me to you
And a thousand years
Would be worth the wait
It may take a lifetime
But somehow I'll see it through

And I won't look back
I can go the distance
And I'll stay on track
No I won't accept defeat
It's an uphill slope
But I won't lose hope
Till I go the distance
And my journey is complete

But to look beyond the glory is the hardest part
For a hero's strength is measured by his heart

Like a shooting star
I can go the distance
I will search the world
I will face its harms
I don't care how farI can go the distance
Till I find my hero's welcome
Waiting in your arms...

wallahualam

Sunday, June 24, 2007

ultraman di perbatasan

assalamualaikum….

lama gak tak ’update’ blog ni akhirnya dapat juga cari masa ilham dan kesempatan....alhamdulillah.

semalam, sabtu sempatle saya menonton citer ultraman the movie bersama anak yang sulung tu di tv3. kalau tak salah ultraman – next tajuknya gitu le. hampir 2 jam lamanya, sampai dah dekat nak pukul 8 baru habis. saya takle duduk menonggok hampir 2 jam depan tv....on – off, sekejap ada sekejap takde tapi anakle yang mengikuti dari awal hingga akhir. saya menonton sambil buat kerja-kerja lain. apapun saya berile sikit ’task’ pada anak tu supaya dia kira berapa kali ultraman berlawan dengan raksaksa.

the findings.....amat menakjubkan dalam hampir 2 jam citer tu, ultraman cuma muncul 4 kali untuk berlawan dengan raksaksa. sekali lawan adale dalam 10 minit. jadi minit-minit yang lain tu citernya berkisar pasal apa? rupanya diwaktu-waktu lain citernya dah jadi ’melankolik’ dah jadi sentimental, penuh emosi dan berciri-ciri ’soap opera’ pulak. sebenarnya semasa menontonnya saya sendiri dah nampak ciri-ciri ni....sebab tulah saya on-off je dan sebab tulah saya suruh anak kira berapa kali ultraman muncul lawan dengan raksaksa. bukanlah pula saya nak citer ultraman tu berlawan je dari mula sampai 2 jam yang berikutnya. letihlah pulak dia dan ’panas’ pula orang yang jadi watak ultraman tu duduk dalam sarung berzip tu!!. kalau lawan je jadi ’violence’ sesangat la pulak citer tu....itu saya tahu.

tapi kalau 4 kali je keluar lawan raksaksa dan yang lainnya berkisar tentang kehidupan ultraman sebagai manusia maka eloklah diaorang buat citer tentang ‘kehidupan ultraman dan keluarganya’ sahaja macam citer ‘the brady bunch’ atau ‘ugly betty’ ke... terkecel kehairanan juga perasaan bila tengok hero yang jadi ultraman tu menangis la...termenung la....dipujuk oleh teman wanitanya la...ternampak-nampak wajah emaknya la dan bermacam-macam lagi. ultraman ni citernya sebenarnya mudah dari saya kecik saya tengok ultraman citernya memang berkisar tentang ‘good against evil’, ultraman lawan raksaksa...itu je takde benda lain pun. maka dari diorang sibuk nak masukkan isu-isu ‘melankolik’ dalam citer tu lebih baik diaorang ‘enhance’ je perkara pokoknya iaitu ; ‘ultraman lawan raksaksa’ itu je....wallahualam.

Monday, June 11, 2007

good times at Janda Baik

assalamualaikum...

it’s been a one enchanting day with Steamline. last Saturday – June 9, I was with them conducting a teambuilding. one thing that I must say here is even I’m alone but I don’t feel it that way. they make feel like I’m part of them. they’re so cooperative; the participation is so encouraging...the involvement? it’s above par. they definitely are building their team. slow but confidently...they want their togetherness become strong while building their team. nothing’s wrong with that? they are not that big (about 50 of them in total, if I’m not mistaken) and of course they’ll achieve it in a very efficient way.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

building a team not an easy task...they should know the character of their entire teammates well. after that, they need to suit themselves to the team. once they achieve this, then they can move forward to one direction. making plans, delegating functions, empowering leadership, trusting each other and gearing in achieving missions or goals that come after this will become so simple. my remark is that without having difficulty they can move to the second phase. knowing each other characters and suiting-in is KACANG! for them.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

congratulations to team MERAH. the number of the team might be smaller than the other groups but the effort and creativity are all there (...or maybe the luck is also with them...hehh!). to other teams...they have definitely done well too. part of my humble observation is at the same wavelength with Mr. Michael – that is the coordination of the roles and functions is a bit flimsy. other things that they might need to look into are planning and communicating. that’s it. other than this...they unquestionably is one special group of people. hope they’ll leave it that way and while doing so they should keep reaching for the sky...who knows they’ll might touch it one day!!

wassalam

Sunday, June 03, 2007

self-renewal, lets do it...

assalamualaikum...

lets discuss about 'self-renewal'. is it a new terminology? for certain people it might be..... self-renewal means keeping the horizons wide by becoming versatile and adaptive. self-renewing individuals are not trapped by routine, fixed habits, and attitudes. as years goes by we make the scope and variety of life so narrow. is there any specific reason why we do this?....or we do this by nature...without knowing it, it just happen automatically. we stick to one thinking, our mind become made-up, the opinions seems to stick to one dot only....ultimately it might froze there!! we might ending-up imprisoning our ownself.

lets renew ourselves. individuals who are self-renewing are capable of accepting and giving love. the joys and sufferings of those individuals we love help enrich our very own lives. forgive and forget should be our every seconds practice. love and friendship able to force us to have a new perspective and help dissolve the rigidities of the isolated self. so, by all means find love and by all means nurture the friendship you have while finding the new ones.

researchers have now ascertained that smile - even if it is force - triggered intricate series of responses throughout the body, all of which conspire to make us feel better. do not wait to renew ourselves...it can start as simple as by smiling!. do not wait until one bitter experience happen in order to renew ourselves. lets do it now or never. a philosophy Andre Gide said, "we cannot discover new oceans unless we courageous to lose sight of the shore". the real setback or tragedy of life is not in being limited to a few talents, but in the failure to use those talents.....wassalam.

Friday, June 01, 2007

kita yang kompleks

assalamualaikum...

pernahkah kita menjadikan sesuatu perkara itu begitu kompleks? atau dalam bahasa inggerisnya...make things complicated? selalu? kadang-kadang? tak pernah langsung? kalau tak pernah langsung tu....rasanya susah saya nak percaya. kita ni kompleks ke? yang kita rasa kita kena deal apa jua perkara dengan kompleksnya. memanglah kita ni sebaik-baik ciptaan Tuhan....kita memang mempunyai sistem tubuh badan yang kompleks - sangat kompleks. dari hujung rambut sampailah ke hujung kaki...luar dan dalam, memang kita ni kompleks. takde robot mana pun yang pernah di cipta yang dapat menyerupai manusia....not even close!!

kita sendirinya adalah ciptaan yang kompleks....tapi mengapa kita nak buat diri kita kompleks? ini adalah dua benda yg berbeza...ciptaan yang kompleks, tapi bukanlah kompleks dari segi 'benda-benda' yang tak nampak....contohnya pemikiran dan emosi. kita ni kena mudahkan pemikiran kita....emosi kita..... macam kita selalu berdoa agar segala perkara yang akan kita lakukan dipermudahkan Tuhan. Tuhan insyaAllah boleh mempermudahkannya....tapi kita pulak yang menyusah/menkomplekskan sesuatu perkara itu...maka apa kesudahannya? kesudahannya ialah kita dok la kata Tuhan tak makbulkan doa (iaitu dengan mempermudah perkara yang kita lakukan).

sebenarnya bukan Tuhan tak permudahkan....tapi kita sendiri yang menyusah/mengkomplekskannya....maka tak nampaklah mudahnya itu. itu je. kalau nak kita lihat dari perspektif lain.....mempermudahkan bersifat positif dan mengkomplekskan pula bersifat negatif. gini le....yang sudah tu...sudahle, lihat la sesuatu perkara dengan aerial view. ingat Allah jadikan sesuatu perkara itu hanya sekadar wayang gambar utk kita tonton je ke? tidak. semuanya ada hikmah disebaliknya....hatta yang kita paling tak suka sekali pun. apale yang kita nak risaukan.... hidup satu amanah, kehidupan adalah satu anugerah. jadi mengapa nak fikir-fikir untuk merumitkan keadaan. cuba bayangkan kita 'hidup' tanpa 'kehidupan'....hahh!?!! ini barulah 'rumit' dan 'kompleks' namanya. duduk tercegat tak buat apa-apa...tapi semua sistem badan berfungsi - boleh merasa, bercakap, melihat dan sebagainya tapi tercegat tak bergerak tiada kehidupan....haru namanya kan? fikirkan le......wassalam

Wednesday, May 30, 2007

yang mana satu?

assalamualaikum....

yg mana satu rasa-rasanya lebih penting....

melakukan payung terjun di kutub utara...atau
membantu ibu yang uzur di kampung?

berenang merentasi selat inggeris....atau
menyara 2 orang anak yatim bersekolah?

menghadiri meeting lepas waktu pejabat berkenaan kenaikan gaji & bonus....atau
membantu isteri mencuci pinggan dan baju di rumah?

menghadiri perasmian majlis mesra bersama artis....atau
menolong anak membalut buku sekolah mereka?

memperkatakan dengan panjang-lebar berkenaan senario politik....atau
merenung sejenak akan apakah sumbangan diri kepada agama?

mendapatkan penajaan berjuta ringgit untuk ekspedisi belayar keliling dunia....atau
mendapatkan penajaan untuk tabung pembedahan untuk kanak-kanak sakit jantung?

mengutamakan rakan yang boleh memberi projek jutaan ringgit....atau
menolong rakan lama yang mengidap sakit kronik?

mempercantikkan tahap kehidupan sendiri....atau
mempercantikkan kehidupan orang lain?

Zig Ziglar kata " you'll get what you want if you help other get want they wants"

sama-samale kita renung-renungkan......wassalam

Tuesday, May 29, 2007

kudos to perodua folks!

assalamualaikum...

after a while, now I'm here again...alive and kicking!. last 22nd & 23rd of May I was at Perodua Manufacturing conducting a Planning & Organizing workshop. its a fun ones...for me and hope likewise to the participant. 2 days merely talking about Planning & Organizing. let me say thank you to Puan Nakia of HR, the participant...let me see if I still able to catch their names - Azury, Rosefilda, Izwa, Noraini, Saliza, Hazrin, Yan, Emirul, Wee, Hock, Azali, Azman, Abdul Halim, Rozi, Saiful, Anuar, Najib, Nazir, Nizam, Azrul, Anirosma, Hazlin and Azafean. hope I got everyones here.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

again, for giving me opportunity to get together, sharing what I've got and to let me know what I should be knowing about you and your organizations is definitely one enjoying moment...eventhough I'm not in my full blasted energy!. with Allah's help and guidance I manage to wrap down until the last minutes.


Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket


Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

given a chance, I definitely want to comeback....but hey!! maybe some other time. this are the folks who build the perodua cars. this is the place where they build perodua cars...knowing them and what they capable to do is one intriguing experience. my two cent words...keep it up bro & sis. nothings wrong with you concerning with planning & organizing....everythings already there inside you just a matter of showing it off...but ones should know showing it and practising it - is totally two different things.....wassalam.

Tuesday, May 08, 2007

selamat datang puteri bongsu...

assalamualaikum...

bermula 3 hb Mei baru-baru ni maka firma dimana aku menjalani karier menerima pertambahan seorang lagi ahli keluarga. this time its a girl!!....yuhuu... yepp. akhirnya lahir le juga puteri bongsu dikalangan abang-abang macho lagi hensem. yang paling hensem ialah CEO aku...sebab jiran posmen yang selalu hantar surat kat aku pun dok kata dia hensem. camna jiran posmen tu tau...wallahualam. bahkan camna posmen yang hantar surat kat rumah aku tu tau pun satu misteri yang masih tidak terungkai... nama puteri bongsu...NURUL.... tak boleh le bagi penuh nanti empunya diri saman balik aku.

tanpa syak lagi, berseri le sikit opis kami. kalau tak yang nampak kepala-kepala bulat (dengan rambut nipis), tunggul misai dan janggut, juga parut-parut bekas jerawat yang berserakan.. sekarang okay le sikit...alam mencari keseimbangan le agaknya. bermula perjalanan hidup yang colorful tak kirala samada untuk kami mahupun untuk puteri bongsu tu. harap-harap perjalanan yang menyerakah duri, miang dan penuh ranjau ni dapat kita sama-sama rentasi. berpautan dan bergandingan dengan bimbingan abang-abang yang memimpin di depan insyaAllah segalanya akan Allah permudahkan.

semenjak di opis baru, dengan suasana baru (termasuk dengan adanya puteri bongsu ni) maka aku pun semakin rancak je nak ke opis...syukurlah. kalau tak asyik nak melepak di library le atau ke mamak bistro. sedikit kegusaran mungkin bila si pegawai bandaran datang...(sebab aku dah kena sekeping surat saman parking tu). tapi takpe le...akan aku diikhtiarkan agar gusar ini berlalu. yang penting semua ahli keluarga 'fire-up' dan 'gear-up' dan semua fokus ke satu tujuan, satu matlamat dan satu cita-cita. syok bebb....syiookkk....syukran dan alhamdulillah. gitule....wallahualam.

rakan kecil, rakan besar

assalamualaikum....

terpanggil saya utk sedikit membicarakan mengenai rakan kecil, rakan besar. bila bercerita dengan adik-beradik sebelah isteri semasa kenduri baru-baru ni saya adale buka cerita pasal rakan kecil, rakan besar ni. ada orang tanya maksudnya. rakan kecil maksudnya kepentingannya kecil....orang marhaen, orang kebanyakan dan tiada kepentingan sangat kalau kita bersahabat dengannya samada dari segi material atau bukan material. biasa. rakan besar pula adalah rakan yang kita tahu dia ada banyak pengaruh, kepentingan, banyak keberuntungannya kalau bersahabat dengannya samada dari segi material atau bukan material. mereka orang 'berada' dan popular kadangkala tu.

rakan kecil juga kadangkala di panggil sebagai 'small people' dalam buku-buku motivasi. rakan besar pula = 'big people'. kenapa mereka dipanggil begitu dan siapakah yang memanggil mereka begitu. sebenarnya bukan mereka mahu dipanggil sebegitu tetapi kita yang membudayakan panggilan tu. dan yang sedihnya kita sendiri terikut-ikut dengan budaya karut ni. satu kisah berkenaan President Abraham Lincoln. ada seorang ibu yang semasa perang saudara mengutus surat kepada President merayu agar anaknya seorang askar yang tertidur semasa berkawal tidak dihukum bunuh. semua Jeneral perangnya tidak mahu melayan siibu tadi dan setelah itu siibu terus mengutus surat kepada President, maka President sendiri melakukan penyiasatan. hasil penyiasatan President mendapati askar tadi tertidur setelah 3 hari tidak diberikan rehat dan tidak dibenarkan tidur. maka askar tadi dilepaskan dari hukuman. lihat bagaimana President melayan 'small people' tadi...tiada diskriminasi dan tiada berlakunya pemberian keistimewaan. walaupun 'small people' dia tetap memberikan layanan seperti yang diberikan kepada golongan bangsawan dan elit.

belajarlah sedikit kita dari cerita ini. rakan kecil mungkin memang tiada kepentingannya jika dilihat dengan mata kasar kita....tetapi pada dialah rupa-rupanya Allah letakkan ujian untuk kita. sejauh mana kita melayan 'rakan besar' layanlah juga 'rakan kecil' seadanya. 'rakan kecil' mungkin kecil dari segi lahiriah, tiada pengaruh dan tidak bawa masuk projek besar-besar untuk kita....tapi imbuhan lain yang bukan lahiriah mungkin akan tercetus darinya dangan izin Allah....wallahualam

sukan dimana jua anda berada

assalamualaikum...

hampir 3 minggu saya tak menulis....sepi jari ini. tapi akhirnya dapat juga menari-narikan kembali jari dan melontar-lontarkan kembali ide-ide (karut atau yang tak karut) ke sini. macam-macam bebb....notebook hantar service le, line down le.....ide kering le, kerja banyak le...dan macam-macam lagi. saya sekarang pun sebenarnya sedang 'berkabung'. berkabung sebab Chelsea dah tak dapat mahkota English Premier League lagi tahun ni. sedih brotherr...sedih. lagipun kan sticker penyokong setia Chelsea baru je beli dan lekatkan di cermin keta....dah kalah pulak. apapun takpe le...tahun depan depa cuba la lagi.

menyentuh pasal sukan ni....akhir-akhir ni macam-macam kejohanan sukan yang kita tengok di tv ataupun di akhbar-akhbar mahupun di internet ni sendiri. pasti yang kita tertarik jika yang melibatkan rakyat Malaysia kan? saya sempat le juga nengok final badminton untuk acara bergu kejohanan Singapore Open baru-baru ni. terkujat sikit!! mau tidaknya...bila dah dengan confidence menang set pertama..kalah pulak set kedua (walaupun fight gilerr). tense jugak melihat game tu...walaupun kita tahu kalau pasangan Malaysia tu menang pun bukannya diaorang nak kongsi duit kemenangan tu dengan kita...namun sokong tetap sokong.

nyatanya yang dilihat....pasangan 'senior' kita tu macam dah tak terhambat dengan gaya orang muda sekarang. letih dan hilang rentak terutama di hujung-hujung perlawanan...ditambah pulak dengan kederat mental yang mencungap maka completelah faktor-faktor untuk menjadikan mereka kalah hari tu (walaupun tanpa syak ini semuanya adalah penentuan Allah). apapun saya tak salahkan diaorang.....sebab diaorang sendiri tahu kalau menang hadiah duit lumayan dan kalau kalah kurang lumayan....jadi tentunya diaorang dah berusaha bermati-matian. apa yang perlu diaorang pelajari ialah menguatkan kederat mental dan dari siapa yang mungkin boleh diaorang pelajari....? dari jaguh squash nombor satu dunia - Nicol David....wallahualam

Tuesday, April 10, 2007

letting go the dogs.....!

assalamualaikum...

terbaca sekejap 'paper' hari ni. yg menariknya ialah tentang askar British yang dibebaskan tempohari oleh Iran kerana memasuki perairannya. apa yg menariknya? 2 orang dari mereka mengatakan mereka di dera oleh pihak berkuasa Iran semasa dalam tahanan. yg perempuan sorang tu siap cakap dia dibogelkan (hingga ke tahap tinggal seluar dalam) semasa di tahan. yang sorang lagi kata dia dihumban ke bilik sempit gelap....gitu le lebih kurangnya yang saya baca. sambil baca cerita ni sambil tersinis bibir manisku ini. rasa-rasanya kerajaan Iran tu bodoh ke? diaorang tak tahu ke under-current selepas mereka melepaskan tahanan-tahanan tu? heh..'eleh.. mereka pun cerdik jugak, sebab tu mereka keluarkan satu-satu gambar melihatkan 'kesantaian' askar-askar British semasa dalam tahanan. ada yang ping pong tu... dan saya percaya bermacam-macam kata nista lagi yang akan di ucapkan oleh askar-askar British tu dan bermacam-macam lagi gambar 'kesantaian' mereka semasa dalam tahanan akan kerajaan Iran publishkan...kita tunggu je le.

kerajaan Iran pun dah berusia beberapa ratus tahun....dan setakat permainan 'galah-panjang' camni...rasanya cukup kacang bagi mereka. mereka lebih tahu kebenaran disebalik peribahasa 'umpama melepaskan anjing tersepit'. bagi British pula mainlah permainan lain. kalau tak nak main pun bagi askar-askar yang dilepaskan tu....sujud syukur pun bagus jugaaa.... ikutkan mereka boleh dibicarakan dan mereka boleh ditahan untuk tempoh yang lebih lama lagi malahan kalau kalah perbicaraan mereka mungkin boleh dihukum. tapi itu semua tidak terjadi...maka enjoylah freedom mereka tu dari melatah nak menggigit balik orang yang melepaskan mereka tu.

kita yang mencintai kedamaian, rasanya kalau tidak atas dasar keagamaan pun kita pastinya mengalu-alukan langkah kerajaan Iran itu. mereka juga memilih jalan kedamaian dalam menangani isu ini. walaupun semasa tempoh penahanan tu...bersimpang-siur pesawat-pesawat US dan British dan sekutunya menyeberangi sempadan negara mereka. mereka berhak untuk mempertahankannya dengan secara ketenteraan tetapi mereka tidak memilih jalan itu (dan percayalah mereka bukan dari golongan pengecut). yang menjadi besar sangat isu ini hanyalah kerana kerajaan Iran tu adalah kerajaan Islam dan kebetulan pula mempunyai teknologi nuklear....itu aje. cuba yang tahan askar-askar British tu adalah kerajaan Filipina ke, Autralia ke, Finland ke, Jepun ke....pastinya perkara ni jadi perkara yang 'takde isu' pun......wallahualam.

wassalam.

Friday, March 30, 2007

selawat & salam ke atas Rasul junjungan Muhamad s.a.w

assalamualaikum....

berikut adalah kuthbah terakhir Rasulullah (edisi B.Inggeris), renung dan jadikan panduan kita...insyaAllah rahmatNya bersama kita.

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahim(In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful.)
The Prophet Muhammad's (PBUH) Last Sermon This sermon was delivered on the Ninth Day of Dhul Hijjah, 10 A.H. in the 'Uranah valley of Mount Arafat' (in Mecca). After praising, and thanking Allah the Prophet (pbuh) said:
"O People, lend me an attentive ear, for I know not whether after this year, I shall ever be amongst you again. Therefore listen to what I am saying to you very carefully and TAKE THESE WORDS TO THOSE WHO COULD NOT BE PRESENT HERE TODAY.
O People, just as you regard this month, this day, this city as Sacred, so regard the life and property of every Muslim as a sacred trust. Return the goods entrusted to you to their rightful owners. Hurt no one so that no one may hurt you. Remember that you will indeed meet your LORD, and that HE will indeed reckon your deeds. ALLAH has forbidden you to take usury (interest), therefore all interest obligation shall henceforth be waived. Your capital, however, is yours to keep. You will neither inflict nor suffer any inequity. Allah has Judged that there shall be no interest and that all the interest due to Abbas ibn 'Abd'al Muttalib (Prophet's uncle) shall henceforth be waived...
Beware of Satan, for the safety of your religion. He has lost all hope that he will ever be able to lead you astray in big things, so beware of following him in small things.
O People, it is true that you have certain rights with regard to your women, but they also have rights over you. Remember that you have taken them as your wives only under Allah's trust and with His permission. If they abide by your right then to them belongs the right to be fed and clothed in kindness. Do treat your women well and be kind to them for they are your partners and committed helpers. And it is your right that they do not make friends with any one of whom you do not approve, as well as never to be unchaste.
O People, listen to me in earnest, worship ALLAH, say your five daily prayers (Salah), fast during the month of Ramadan, and give your wealth in Zakat. Perform Hajj if you can afford to.
All mankind is from Adam and Eve, an Arab has no superiority over a non-Arab nor a non-Arab has any superiority over an Arab; also a white has no superiority over black nor a black has any superiority over white except by piety and good action. Learn that every Muslim is a brother to every Muslim and that the Muslims constitute one brotherhood. Nothing shall be legitimate to a Muslim which belongs to a fellow Muslim unless it was given freely and willingly. Do not, therefore, do injustice to yourselves.
Remember, one day you will appear before ALLAH and answer your deeds. So beware, do not stray from the path of righteousness after I am gone.
O People, NO PROPHET OR APOSTLE WILL COME AFTER ME AND NO NEW FAITH WILL BE BORN. Reason well, therefore, O People, and understand words which I convey to you. I leave behind me two things, the QURAN and my example, the SUNNAH and if you follow these you will never go astray.
All those who listen to me shall pass on my words to others and those to others again; and may the last ones understand my words better than those who listen to me directly. Be my witness, O ALLAH, that I have conveyed your message to your people".

The Prophet Muhammad died in the city of Madinah on Monday, the 12th Rabi-al-Awwal, at the age of 63.

Petikan dari buku :
"My choice of Muhammad to lead the list of the world's most influential persons may surprise some readers and may be questioned by others, but he was the only man in history who was supremely successful on both the religious and secular level." Michael H. Hart , THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY , New York: Hart Publishing Company, Inc., 1978, p. 33.

akhirkata, sempena Maulidurrasul ini, perbanyakkan selawat kerana sekali selawat kita kepada junjungan Rasulullah 10 kebaikan dariNya akan kita perolehi....wallahualam.

wassalam.

Wednesday, March 28, 2007

program, komuter dan si gadis

assalamualaikum….

ketemu kita lagi. dah 2 hari saya assisting Bro Suhaimi di Plaza Sentral mengendali kursus di MIDA. dah 2 hari jugalah saya ‘setia’ bersama komuter – naik turun pergi balik antara Rawang dengan KL Sentral. seronok gak sekali sekala tak payah tekan pedal minyak. tapi kaki tetap letih sebab banyak berdiri dan berjalan tapi takpe le sebab kalau Mr. Edward De Bono tahu mesti dia kata "take it as your simple walking exercise". naik komuter ni yang syoknya ialah masa pergi sebab mesti dapat tempat duduk tapi bila balik naik dari KL Sentral…..pegrhh!! mencabar beb. satu lagi yang seronoknya naik komuter ni ialah dapat memerhatikan orang ramai, memerhati gelagat dan kelaku. banyak input boleh dapat kalau kita renung dan kaji sedikit-sedikit. itulah keagunganNya..mencipta manusia dengan keletah mereka masing-masing.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

masa pergi dapat duduk – jadi legalah sikit kaki. tetiba ada sekali tu seorang gadis cute pulak duduk kat sebelah maka makin legalah saya ni. konon nak ‘nap’ sekejap semasa dalam perjalanan tu macam penumpang yang lain buat tapi sebaliknya jadi segar pulak. di samping tu harap-harap juga di hati agar si cute di sebelah tiba-tiba menanyakan sesuatu (macam tanya pukul berapa ke?) maka dapatlah saya memulakan perr....per...perbualan.
tapi sampai dia turun dulu pun, perbualan tu tak kunjung tiba....takpele sebab kalau Mr. Edward De Bono tahu mesti dia kata "take it as your sight seeing pleasures".

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

balik kepada kursus, ianya adalah satu sesi yang penuh dengan maklumat, cara dan penyelesaian. tajuk – Powerful Briefing & Presentation Skills. Bro Suhaimi memang orangnya. seperti peserta, saya juga banyak mempelajari input-input terkini dan terbaik dalam membuat persembahan. kumpulan peserta yang seramai 24 orang adalah kumpulan yang very matured, very cooperative dan very experience. saya rasa ini adalah 2 hari yang very informative, very fruitful dan very encouraging bagi peserta dan juga saya. saya gumbira...yeela, kos tak banyak keluar tapi maklumat, ilmu dan pengetahuan dapat banyak. kalau dikenakan bayaran banyak jugak saya nak kena bayar. peserta juga gumbira lebih-lebih dapat mendengar pengalaman menarik secara terus dari Bro Suhaimi. saya juga akan terus gumbira...bila mengenangkan peristiwa manis duduk di sebelah si cute...hisss.....wallahualam.

wassalam.

Monday, March 19, 2007

cara & teknik murni menggosok baju sekolah anak

assalamualaikum….

di sini akan di berikan sedikit penerangan cara-cara efektif menggosok pakaian seragam sekolah anak anda. cara-cara ini belum dipatenkan jadi ‘feel free’ untuk menokok tambah mengikut kesesuaian anda.
  1. pastikan pakaian seragam itu telah di cuci terlebih dahulu.
  2. panaskan sterika dengan switch-on kannya terlebih dahulu (anda juga boleh menggunakan steam iron).
  3. sediakan ‘hanger’ kecil atau yang bersesuai dengan pakaian seragam sekolah anak anda itu.
  4. pejamkan mata anda, tarik nafas dalam-dalam (deep breathing) dan bacalah ‘bismillah….’, ingat! anda bukan hendak melakukan penyembelihan ayam atau seumpamanya….
  5. mulakan dengan menggosok seluar atau kain laboh (jika anak perempuan seelok-eloknya ibulah yang menggosoknya).
  6. gosoklah seluar atau kain laboh tadi seberapa banyak helai yang anda mahu (mengikut kepada bilangan pemilikan).
  7. setelah seluar/kain laboh tadi digosok maka gantungkannya di ‘hanger’ tadi dan gantungkan ‘hanger’ tu di mana-mana dahulu.
  8. kemudian mulalah menggosok baju kemeja/baju kurung.
  9. untuk menggosok kemeja mulakan di bahagian kolar dan bahu. kemudian diikuti di bahagian belakang – depan – kemudian di kedua-dua lengan.
  10. jika kekedutan sukar untuk dihilangkan maka gunakan penyemburan air – sila gunakan penyembur (yg ada jual kat kedai dua ringgit tu) dan bukan dengan menggunakan mulut.
  11. jika kedut masih sukar nak hilang maka panaskan sterika anda ketahap yang lebih panas dan sambung menggosok.
  12. jika masih tidak hilang kedut tu….maka hentikan dulu tugas menggosok, ambil sterika tu dan rejamkan dia ke bakul sampah terhampir…
  13. tetapi jika kedut hilang maka pastikan pula anda dapat buat ‘side’ kat tepi lengan pakaian itu dengan satu ‘side’ sahaja.
  14. setelah siap menggosok maka gantungkan kesemua pakaian seragam sekolah dan tariklah nafas dalam-dalam. pejam mata dan tarik nafas.
  15. tenung dulu kesemua pakaian seragam dan katakan ini pada diri anda – “bilalah anak aku nak pandai gosok baju sekolahnya sendiri?”
  16. switch-off sterika tu dan gantung semua pakaian seragam tadi di dalam almari (jika ada).
  17. jangan lakukan langkah 12 ini jika anda penghidap hypertension (darah tinggi) atau anda dah betul-betul stress dan sterika anda masih baru.

wallahualam

Thursday, March 08, 2007

life, life, life and life

assalamualaikum....

life is about choosing…thought there’s only one thing that what life is all about but suddenly there is a long list on this. life is about learning. life is about action. life is about thinking. life is what you're wearing. life is about eating right. life is about how much money do you have and the list goes on and on. ultimately, its end-up at life is about being alive!

guess what?, only when we’re alive that we ought to do things listed above. simple life….hehh, no such words! it pays to get that simple life. it began with the paying and suddenly after that you will get the list, the system, the program, the module or whatever you call it these days. follow the steps one by one and you’ll get what exactly that you want…living life in a very simple manners. apparently it is not that simple to get a simple life. its might sound funny but that hows the world work these days.

at very end, its so easy to say that 'life is simple' or living life is not a difficult thing to do. but again at very end....saying it is so much easy, so simple, no complicated formula involve....but when come on doing it - phiieeww!...some might be having wet armpits!!. looking at it, saying about it and doing it are three different things....wallahualam

wassalam.

Sunday, March 04, 2007

berhati-hati menerima ajakan!

assalamualaikum....

Saidina Abu Bakar As-Siddiq r.a berkata;

"Sesungguhnya Iblis berdiri di hadapanmu, nafsu di sebelah kananmu,
hawa disebelah kirimu, dunia di belakangmu, anggota badan di sekelilingmu,
dan Allah di atasmu.

Maka Iblis yang telah Allah kutuk, dia mengajakmu
kepada meninggalkan agama, nafsu mengajakmu kepada berbuat maksiat,
hawa mengajakmu kepada syahwat, dunia mengajak mu memilih dia - mengalahkan
akhirat dan anggota badan mengajakmu kepada perbuatan dosa, dan Allah
mengajakmu kepada syurga dan ampunanNya sebagaimana dalam firmanNya;
Mereka itu mengajak ke neraka sedangkan Allah mengajak ke syurga dan
mencari ampunan.

Maka barangsiapa menerima ajakan Iblis, maka pergilah agama daripadanya,
barangsiapa menerima ajakan nafsu, maka pergilah jiwa daripadanya,
barangsiapa menerima ajakan hawa, maka pergilah akal daripadanya, barangsiapa
menerima ajakan dunia, maka pergilah akhirat daripadanya, dan barangsiapa
menerima ajakan badan, maka pergilah syurga daripadanya, dan barangsiapa
menerima ajakan Allah, maka pergilah semua kejahatan daripadanya dan memperoleh
semua kebaikan".


wassalam.

Thursday, March 01, 2007

small domestic affairs

assalamualaikum….

“yanggg…..tengok adik” separuh terpekik isteriku memanggil ku supaya periksa apa benda yang dah puteri bongsu ku lakukan. “dia kat sinki tu” lagi sekali serunya padaku. aku pun bergegas ke dapur . dari jauh aku nampak belakang puteri kecil ku yang baru 16 Februari lepas genap usianya 4 tahun tu. sambil terjingkit-jingkit atas kerusi plastic kecilnya aku perhati macam dia tengah sibuk membasuh sesuatu di sinki. aku pun ‘jumping to conclussion’ le…alaaa….dia tengah basuh pinggan dia tu, selalu pun macam tu gak….gitule fikirku. “takde apa la….dia tengah basuh pinggan dia tu”….kali ni aku pulak yang separuh terlolong menjawap seru isteri ku tadi. “ hisss….cubale sayang tengok betul-betul…” desis isteriku dan kali ni dia macam separuh berbisik pulak, mungkin sebab kami dalam bilik yang sama dalam jarak yang dekat.

“dah tengok….takde apa-apa pun” jawabku. “dia tengah rajin nak tolong mak dia…biarla” sambungku lagi. “mari sini jom kita sama-sama tengok apa yang dia tengah buat sebenarnya” isteri menarik tanganku dan kami seiringan ke sinki di dapur. sampai je ke sinki aku pun jengokle ke dalam sinki dengan adik masih leka membasuh. masyaAllah….. bukan pinggan yang dia basuh tapi ayam mentah yang isteriku keluarkan dari fridge yang sedang di basuhnya. asyik betul dia menyental ketulan-ketulan ayam tu dengan axion. “dik….apa adik buat nih?” tinggi sikit nada suaraku. demi mendengar suaraku yang seakan-akan marah tu adik pun berhenti dan terus berlari ke ruang tamu. “menyorokle tuh” bisik hatiku. “hah…kan dah kata…dia ada projek eksklusif le yang” terang isteriku. aku pun cuma mengangguk tapi heran pulak selain nadaku yang sedikit tinggi takde pulak rasa marah atau geram atau yang seumpamanya pada puteri bongsu ku ni.

“alaa….relaksla dia tak tahu macamana nak basuh ayam tu” ujarku pada isteri. “nasib baik dia tak pakai Clorox ke….kalau tak lagi haru” sambungku lagi. “tapi kejap lagi makan nasi lauk ayam rasa sabun janganle marah Nin pulak…”balas isteriku pulak. aku mengangguk sambil berlalu. “rendamle lama sikit dalam air tu….hilangle bau dan rasa sabun tu”….sambil berjalan aku cakap pada isteri. senyum isteriku bila mendengarnya.

apapun dulu lagi aku dah katakan pada isteriku yang puteri bongsuku ni memang ada lebih sikit kreatifnya dari si abang. atau mungkin dia ni memang hyper-creative…tak le pulak aku tahu. padaku walau kes ni kecil….”domestic affairs” le katakan, tapi tidak bagiku kerana aku langsung takde rasa marah, isteriku pun heran yang aku langsung tak marah anakku tu atau sambung ‘lecture’ walaupun dia tahu aku dari jenis yang jarang manjakan anak (walaupun sayang diaorang ni).

bagi anakku pula mungkin dia tahu perbuatan dia tu memang salah walaupun niatnya baik…sebab tu le dia lari menyorok dan mungkin dia akan ingat peristiwa ini untuk dijadikan ingatan….kalau ye….alhamdulillah kalau tak takpe la sebab usianya pun baru 4 tahun. aku pula….insyaAllah aku akan ingat peristiwa ni sebagai ‘signal’ dariNya. sebab segala yang berlaku tidaklah berlaku sebegitu sahaja, pasti ada iktibar dariNya. ingatanku terhadap peristiwa ni pasti akan bertambah kuat lebih-lebih lagi bila teringat makan nasi lauk ayam goreng berbau axion malam tu……wallahualam.

Monday, February 26, 2007

ramai-ramai kita 'happy'

asssalamualaikum.....

apa yang lebih 'happy'kan kita? kita sendiri rasa 'happy'? atau bila kita berjaya 'happy'kan orang?......okayla...bagi saya kita kena happy dulu lepas tu barulah kita boleh happykan orang lain... tapi kalau in order to be happy you kena dulu happykan orang lain maka bagusle....bahkan ada setengah orang memang macam ni fesyen dia...oraiitt juga le tu

jangan kisah sangat atau janganlah fikir sangat cara-cara nak happy tu, yg penting happy. kita jgn complicatedkan bebenda tu semua.

saya sendiri kekadang tu atas sebab yang bukan-bukan boleh tetiba rasa happy. nak tahu sebab yang bukan-bukan macam mana? macam tengok orang yang kejar bas...akhirnya dapat naik bas tu...atau satu lagi bila tengok kawan datang ofis pakai baju berseterika....segak dan kemas (walaupun masa tu diri sendiri kurang segak dan kemas....tapi bergayaaa).

jadi untuk happy bukanlah satu benda yang susah sangat....cuma jangan 'pre-occupied' dengan benda yang tak dapat menghappykan kita...bahkan kekadang tu...kita kena tahu juga jika bebenda tu tak dapat menghappykan kita takle pula bermakna bebenda tu tak dapat menghappykan orang lain....kan?

lagi satu...saya kalau dapat tahu sapa la yang telah mencipta perkataan 'happy' ni...saya rasa macam nak belanja makan sate samuri si dia ni. kerana perkataan ini adalah antara perkataan yg paling positif pernah dicipta.....wallahualam

Wednesday, February 14, 2007

'ini' bukan kita punya...

assalamualaikum....dan salam sejahtera.....

saya dah beberapa kali nak masuk sini dan posting tapi tak menyempat-nyempat dan akhirnya hari ni berjaya gak. bukan sibuk tapi terkejar-kejar di samping turun naiknya kualiti internet ni....kekadang line bagus kekadang hancus.

beberapa hari kebelakangan ni....kalau you all naik keta dan on radio...pasti kekadang tu ada deejay bahkan pendengar yang mengucapkan selamat hari valentine kan? in fact kekadang lebih dari 10 kali ucapan tu keluar dalam masa tak sampai 15 minit - tak kirale samada dari pendengar yang menalipon, yang hantar sms (dan di baca oleh deejay) atau yang terpacul dari mulut deejay tu sendiri. apa yang sedihnya.....ucapan hari valentine ni terkeudara dalam radio yang dikendalikan oleh orang islam, deejaynya islam, khalayak pendengarnya islam dan dipunyai oleh orang islam. ini le yang sedihnya.

bagi mereka-mereka ni janganle bertindan-tindan mem'bangang'kan diri. bila anda sebagai muslim tak 'berupaya' nak buat apa yang sepatutnya seorang muslim buat....fine! tapi bila buat dah tak nak.... promote sikit-sikit agama sendiri pun tak nak (kekadang tu ada yang 'terkucil' mengondem kecil-kecilan pulak agama sendiri)...ditambah dengan promote agama orang lain....ini apakehelnya!! dalam bab hari valentine ni la....ini bukannya kehendak agama kita, bukan adat-resam budaya kita pun dan kalau kita (yang muslim ni) tak promote pun....tak jadi apa pada negara kita. kita tak promote pun....ada orang lain, deejay-deejay non-muslim dan rangkaian-rangkaian lain yang boleh promote. tak payah kita sibuk-sibuk. ini bukan identiti kita pun. sebaliknya kalau kita promote pulak......hahh!! tunggule 'saham' panas di tempat yang satu lagi tu.

lagi satule, kalau nak difikir logik le (zaman sekarang ramai orang pakai logik nih!)....tak pernah rasanya kita dengar orang non-muslim pulak yang sambut hari assyura ke.....hari awal muharam ke, hari maulidurrasul ke....dan sebagainya. kalau diaorang tak sibuk dengan kita apahal pulak kita nak sibuk-sibuk dengan diaorang?

lagi sekali, walau sesyok manapun perayaan orang agama lain.....biarle mereka saja yang menyambutnya. tak payahle kita sibuk-sibuk. kita kalau rasa ter'miang' sangat nak rasa hari kekasih tu sambut je la dengan suami/isteri kita...tak payah tunggu 14 Februari pun....17 March ke, 21 Januari ke, 26 Julai ke....ikut suka je....peduli apa. kita sibuk kekasih-kekasih terutama yang belum kahwin.....bukan main lagi.....tapi kasih PENCIPTA tak teringin ke kita cari? tidakkah itu adalah yang paling ultimate?....wallahualam

Thursday, February 08, 2007

mari bermain dengan STRESS

assalamualaikum....

antara 'physically stress' dan 'mentally stress' yg mana satu lebih parah? jawab...1 minit dr sekarang. sebenarnya apa pun jawapannya betul...ada orang stress fizikal adalah lebih memudaratkan padanya berbanding stress fikiran. dan ada orang berlaku sebaliknya. jadi apa-apa jawapan pun boleh.....tapi jawapan yang sangat jarang diketemui adalah dua-dua stress langsung tidak memudaratkan. jarang-jarang tapi jawapan ini masih ada....mereka ini pada saya adalah 'HEROES'. we should learn from them

bagi saya? stress fikiran adalah lebih memudaratkan kerana boleh mempengaruhi cara kita berfikir, bekerja, menjalani urusan hidup...tingkatan produktiviti, dan boleh menjadikan kita mandom dan berputus-asa dengan hidup! contoh senang yang kita boleh perhatikan ialah bagaimana stress fikiran mengganggu prestasi ahli-ahli sukan. ahli sukan yang sempurna fizikalnya kekadang tetap tak boleh bertanding dengan baik. dan kita lihat pulak sukan paralympics!...kan diorang tu semua atlit-atlit yang cacat...yang tak sempurna fizikalnya. tapi kalau suruh melompat dengan kita....kita semput dulu brotherrr....

stress fizikal seperti terseliuh, muscles pain, tonsil naik di tekak, cramps, buang air -sembelit, batuk, demam dan sebagainya....semua ini kalau kita pi klinik, berdoa dan memohon padaNya...insyaAllah semuanya setel. sebab bebenda ini hampir kesemuanya kita nampak. tapi kalau stress fikiran....ini adalah benda yang kita tak nampak....stress fikiran bukan stress otak tau. at least otak boleh buat MIR scan. tapi kalau fikiran camna nak buat?

sebenarnya stress fikiran pun adalah satu jenis penyakit dan nabi pun dah cakap setiap penyakit pasti ada ubatnya kecuali mati. jadi!??...stress fikiran pasti boleh diubati...cuma cara ubat stress fikiran takle sama dengan cara ubat stress fizikal. stress fizikal...kekadang tu urut, sapu minyak panas...makan paracetamol 2-3 biji...dah lega. tapi stress fikiran tak boleh guna cara tu...nak tau cara nak ubat stress fikiran?....TUNGGUUUUU....artikel saya seterusnya....wallahualam.

Saturday, February 03, 2007

ppreett...prett...preett!!

assalamualaikum...

here again, try to be hinky and trinky. cause lately...everybody are doing this and everybody like those whose doing this. if you are the tv-goers you'll see this. if you got the ears attached-to-radio type then definitely you'll hear this. hinky and trinky. hip-hop. yaa...man..yaaa!. coool bro...coool!!. but one thing we should try to uphold no matter what you’re doing is to know your ground. to know your stand. otherwise there’s no different between you and the rempit guys.

the different is the vehicle... theirs are the bikes, yours...it might be the blogs. yes, theres nothing wrong of being hinky and trinky...but if we doing it with no noble purpose, no specific decent reason...then we are being rempit. prettt...preeettt...preettt!!. that’s all we’ll be doing.

looking at those blogs, they try to put that hinky and trinky element so that they weren’t being called old and conservative. if that so, then they actually are worst than the rempit...or...they are the rempit guy who have lost. i’ve read many blogs, some of it being written using my god!....the out-of-this-world English standard not like mines. the highest standard above all. the content..almost zero concerning to benefiting others.

the shitty part…...they got so many people, fan or even supporter or whosoever with them but they fail to influence this people to embrace good and decent things to the world.

then...prreet!..prettt..pprreetttt...!! is that all that we want to do when come to writing blog? rewrite lyrics (its okay if there’s morale behind the lyrics), make public of the daily schedules and routines up to telling their sex life. if question why these things they jog down in their blog...i believe they’ll ask back the question of...why you read my blog? well...either we realize it or not one of the reason that blog being created is so that we can share things with others, we can improve our talent in writing or we can promote good values. if you’re thinking blog is the one you share with your self-being only, might as well don’t put it in the net. write it in a piece of paper and keep it to you...only you!

come on bro...this might be the best avenue we have. try using it for the good purpose; at very least you have created some ‘good marks’ in this world rather than just passing by and at the end the only ‘mark’ that people know you’ve left in this so-called wholly life is your ‘tombstone’...believe it or not, i'm always telling this to myself too...wallahualam

Thursday, February 01, 2007

FAITH....are we just playing with it?

assalamualaikum….

have we ever wonder...that what actually the purpose of our existence? are we just the so-called product of our parent? are we being born just for the sake so that we could entertain, give-pleasure, treat, and care our own self-being? is there any other reason? again...should or shouldn’t we think of any other valid reason of our existence in this lovely world? think of our-self all the times, always without fail, each seconds.... if that so, are we really doing it perfectly, effectively and without focusing to any sideline-matters? a good sahabat once said to me, we shouldn’t patronized those who chose to be in the interweave route...as long as they stick to it, they put their undivided effort and they confidence with it. the surety for them is there; it’ll lead them to whatever destiny they hoping to arrive at. at very least...they really have faith!

but what about us? the mr. nice guy whose now walking in the straight bright and clear route. are we holding the decision tightly, defend it, so determine and feeling 100% comfortable with it? are we? are we really-really trust with the route that we’ve chose? the sad part is that... down deep inside we know we’ve made a good decision. in the gut...we really assure that this route will lead us to the right destination, the ultimate one! though we don’t have confidence with it. we simply don’t have faith.

confuse? lets put it in this way…non-muslin whose worshipping their righteous effigy (berhala). as to us (muslim), this weren’t a right divine route. not now and not at all. we’ll (the muslim) know for sure, but without a single hesitation these people have FAITH in this their belief route. the route is the wrong ones but they still undoubtedly have a mountain-high faith in it. now back to us...the muslim, yes we have chose the rightful path...but we still lacking of confidence, we sadly don’t have FAITH. the non-muslim have FAITH in what they worship to, they become the loyal devotee. the muslim is doing the other things around..they worship ALLAH but they don’t have FAITH in ALLAH, they don’t want to become a loyal devotee to ALLAH. in fact some of us even...make fun of the dos and don’ts outlined by Him. always, all the times without fail, each second they worship ‘good intention would out-rule method that Allah’s forbid it’. you know what? lately this line has become the truthful religion to some of us (the muslim) – oohh....hell!!

FAITH. a single simple word that will create pattern to our life. that will direct us to the ultimate blissful place. it’ll improve our conscience, it lead us to have a ‘crystal clear’ heart. a heart that for eternity will acknowledge the greatness of ALLAH. the after-life judgments (as muslim) will also basing to our FAITH while living in this life. so, are we nurturing the FAITH so as it could help us at the hereafter or are we just playing with it....wallahualam.

Friday, January 26, 2007

miskin harta, miskin ilmu

assalamualaikum...

syukur ke hadrat Allah, salam dan selawat ke atas junjungan Rasullullah s.a.w. dua minggu lepas saya bersama rakan-rakan diberikan kesempatan mengendalikan Kursus Bina Insan untuk golongan penerima zakat (asnaf). bertempat di jeram, kuala selangor kami pun ke sana. 44 orang peserta dan rata-rata mereka adalah terdiri dari golongan yang miskin harta. cuma dah beberapa kali mengendalikan kursus yang sama saya belum lagi terserempak dengan asnaf yang cacat. kebanyakkannnya adalah mereka yang dah berusia, yang ramai anak, ibu tunggal dan yang dah tak berdaya dari segi kederat. tapi mereka memang tak ada yang cacat atau mungkin saya belum bertemu lagi dengan golongan miskin dan cacat ini.

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

itulah yang sedikit sebanyak menjadikan saya kehairanan. mereka masih berkederat, tidak cacat, masih tidak terlalu berusia tapi mereka tergolong dalam golong penerima zakat... sebenarnya dari analisis saya yang menjadikan mereka ni tergolong dalam asnaf ini adalah kerana mereka 'miskin ilmu'. hampir sepertiga tak tahu membaca, tak bersekolah, tak habis sekolah dan ada yang tak mampu untuk bersekolah. cuba saudara bayangkanlah sejenak jika setiap mereka ni di beri 20 ribu seorang dengan keadaan miskin ilmu agak-agak berapa lama duit tu boleh bertahan. bukan nak memperkecilkan sesiapa tetapi rasa-rasa tak tahan lama duit tu kan? namun mungkin ada yang boleh simpan lama duit tu...cuma bilangan mereka yang boleh simpan lama mungkin sangat kecil bilangannya.

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

jadi antara miskin harta dan miskin ilmu yang mana satu lebih teruk? dalam zaman dimana seeing is believing yang mana rata-rata manusia melakukan penilaian menggunakan 'apa yang di lihat' maka pasti akan ada yang kata miskin harta lebih teruk tetapi jika kita 'nampak' apa yang kita lihat tu....maka kita secara 'hakikatnya' akan kata miskin ilmu sebenarnya lebih teruk dari miskin ilmu.

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

"Sesungguhnya orang-orang yang membaca kitab Allah (Qur'an), mendirikan sembahyang dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepadanya dengan bersembunyi atau berterang-terangan, adalah mereka mengharapkan suatu perniagaan yang tak akan rugi", Al-Faathir :29.

jadi macamana nak membaca kitab Allah tu kalau tidak dengan 'ilmu' membaca....wallahualam.

Tuesday, January 23, 2007

malaysia lawan singapore

assalamualaikum...

fieww...lama gak saya 'break' ye. semua kerana tugas walaupun tangan memang menggigil nak menulis. malam ni insyaAllah pasukan bola kita akan menentang singapore dalam kejohanan bolaspak piala asean. syabas dan tahniah dan selamat berjuang kepada pasukan malaysia walaupun perjalanan nak sampai ke tahap sekarang ni begitu 'haru' dan 'menjingga'. yelaa...walaupun sedih nak cakap tapi rasanya kena cakap juga perkataan terima kasih kepada pasukan filipina. orang putih kata 'lets the bygone be bygone'. kita tengok ke depan dan bersiaplah sebaik mungkin. kepada pemain-pemain walaupun bila kalah mesti kena kutuk tapi tanamkanlah perasaan bahawa "walaupun kalah aku sebenarnya tetap dah menang". menang dari segi berjaya mengendong bebanan tugas dan bukan senang untuk berjuang mendaulatkan nama negara di bidang sukan; bukan sebarangan orang boleh melakukannya...

duit memang duit, ganjaran memang ganjaran tapi bila berjuang untuk negara pikirkanlah dulu perkara-perkara lain selain dari duit dan ganjaran. pikirlah anda seperti seorang soldadu yg berjuang untuk mempertahankan mertabat dan maruah negara. bahkan 'cara' anda berjuang pun 'syok'...tak macam soldadu yang masuk hutan menggalas senjata, mempertaruh nyawa dan dalam keadaan yang amat tak selesa. anda 'syok' kerana berjuang dalam ertikata melakukan sesuatu yang anda minat dan dalam keadaan penuh keselesaan. apa tunggu lagi?

kita kalah setelah berjuang dah tentu lebih baik dari kalah sebelum berjuang, die standing is worst than die fighting...gitule dalam orang putihnya. lagi satu kalau rasa tak macam 'berjuang' pun takpe...tapi kenalah rasa macam 'bermain'. dan bila dah bermain tu bermainla bersungguh-sungguh. 90 minit masa permainan adalah syarat dan undang-undang permainan maka mainlah dalam masa tu jangan main untuk hanya 70 minit sahaja. sebabnya semain bermain menentang thailand...itule yg saya tengok. rata-rata cepat letih, tiada stamnina dan tiada kesungguhan, kalau ada pun hanya untuk 70 minit je. lepas tu dah letih, dah tak terdaya....hilang tumpuan dan kreativiti. so, bila main...maka main sungguh-sungguh, bila belajar...belajar sungguh-sungguh dan janganlah bila kalah....kalah sungguh-sungguh pulak. gitule...wallahualam.

Tuesday, January 16, 2007

di pagi itu

di pagi itu
aku bangun, syukur dan mengerakkan isteri dan anak
secangkir milo untuk anakku, menggesa isteri agar segera
mendukung sikecil ke bangku kereta

di pagi itu
memandu menghadap sesak, mengejar masa dengan isteri
terlihat di depan sekujur tubuh di jalan
berlitup di sebelah motor dibawah lori

di pagi itu
kumemohon kesabaran diberiNya pada keluarga situbuh
bila hampir aku cuba antara pandang dengan tidak
kunyata pada isteri kita masih sangat bernasib baik

di pagi itu
aku dan isteri hilang sedikit masa, sedikit keselesaan
tapi ada anak kehilangan bapa, isteri kehilangan suami
dan ibubapa kehilangan anak....

di pagi itu
terfikir bagaimana sianak, siisteri mahu siibu dan bapa
menerima berita yang bukan berita
yang merentap sejenak keceriaan, yang membawa hiba

di pagi itu
aku terfikir betapa rapuh hidup
tubuh terbujur itu boleh jadi aku
mengapa dia dan tidak aku...hanya Dia yang mengetahuinya

di pagi itu
bagaimanakah agaknya bila anak dan isteri kehilanganku
mungkin aku tidak akan tahu setahunya kerana 'urusanku'
keadaan itu tanpa mahuku boleh terjadi

di pagi itu
aku mengaku di depanNya
bahawa aku masih berharap untuk dipanjangkan usia
untuk menemui anakku, isteriku dan 'menemui' diriku

di petang itu
kupanjatkan syukurku dan kuhulurkan doaku padaNya
sambil mendengar celoteh sikecil, sambil melayan siabang
sambil merenung isteri tercinta


nahmy 16/1/2007

Sunday, January 14, 2007

'green button' yang tak jumpa-jumpa

assalamualaikum...

amacam kita minggu ni? dah dua minggu lebih melangkah ke 2007 rasanya semuanya dah 'back to normal' kan?. khamis lepas saya mengendalikan satu topik berkenaan stress (stress management). ia lebih kepada pengenalan kepada pengurusan stress (bukan the whole program berkenaan stress). sesi lebih kepada santai, tiada stress dan 'fun'. ada satu 'part' yg saya nak kongsi iaitu berkenaan 'green button' atau butang hijau. selalunya stress terjadi ialah apabila kita antaranya melupakan 'green button' ni. 'green button' ni adalah dalam bahasa pasar... layanlah diri anda / berlaku adillah pada diri anda. kita selalunya sibuk memuaskan hati orang lain yang disekeliling kita tak kira samada isteri/suami, anak, emak-bapak, jiran tetangga, adik-beradik, sahabat, bos ditempat kerja, tetamu dan sebagainya tanpa kita ambil kisah untuk melayan diri kita. jadi berlaku adillah.

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

seperti ada satu episod Oprah yg saya sempat tonton berkenaan menghias rumah. ada doktor jemputan (ahli psikologi) dalam rancangan tu kata kita selalunya sikit punya sakan (berhabis belanja) dalam bab menghias ruang tamu kita. sofa kulit mahal atau yg antik, langsir berenda-renda juga yg mahal, karpet yg tebal gebu semuanya kita buat untuk siapa? jawapannya itu semua untuk tetamu yang datang. bilik kita sendiri? ada setengahnya orang bilik dia sendiri macam kena tsunami, tunggang-langgang, kayu katil pun dah kena makan anai-anai, tilam tak bercadar pun ada. alaahaaii...layanlah sikit diri tu...kalau tak pakai yg mahal pun takpe tapi biarla bersih, kemas dan mendamaikan. dan kata doktor tu lagi mental yg stress sebahagiannya juga diakibatkan oleh terlupa nak layan diri sendiri. terlupa nak cari 'green button' sendiri.

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

hah?!!..amacam? cari le 'green button' tu. ia mungkin dalam bentuk mesti nak kena nescafe tarik pukul 9.15 pagi, ia mungkin dalam bentuk mesti kena peluk suami/isteri sekali dalam sehari. ia mungkin juga dalam bentuk merenung beberapa minit ke langit, dalam bentuk membaca ruang sukan di akhbar setiap pagi, menonton wayang, berfutsal, trim misai dan sebagainya....apapun bentuknya tak kisah tapi yg penting layan dan buatlah (selagi tak menyalahi undang-undang dan syariat) andainya dengan melakukannya akan dapat sedikit sebanyak menjauhkan diri anda dari stress dan ketidaktenangan. jangan sesekali abaikan diri anda kerana yang paling anda nak percaya dalam bab kesihatan atau bab-bab apa-apa pun berkenaan diri anda adalah diri anda sendiri. sebab diri anda adalah anda....wallahualam

Monday, January 08, 2007

apa?... lambang kecemerlangan negara?

assalamualaikum...

8 januari 2007 dalam utusan malaysia mukasurat 14, artikel bertajuk "Eyes On Malaysia lambang kecemerlangan negara". apakehelnya ni? dah tandus ke benda-benda lain yang boleh dijadikan lambang kecemerlangan negara sampai roda funfair yang besar tu dijadikan lambang kecemerlangan? teruk sangat ke kita ni? dah desperate sangat ke? alaa...saya kalau ada kengkawan dari luarnegara yang reti bahasa malaysia terbaca artikel 'bernas' ni alamat kena gelakle. "apa negara kau nih?...roda besar yang kau sendiri pinjam selama setahun boleh kauorang jadikan lambang kecemerlangan?" tolonglaaa....carile bebenda lain yang lebih menasabah untuk dijadikan lambang kecemerlangan. masjid-masjid yang indah-indah ada, bangunan-bangunan berteknologi terkini pun ada...takpun 2 orang angkasawan tu pun boleh juga kalau kita nak jadikan lambang kecemerlangan. alaaa....brotherr...kitakan dah nak maju, rakyat pun dah semakin bijak, teknologi pun dah hampir dengan negara barat...takkan roda funfair tuuu....

saya rasa wartawan pun dah semakin cerdik, dah semakin cekap dalam menjustifikasikan mana artikel yang baik dan mana yang kurang baik. editor pun ada...tengok-tengok sikitle tuan. saya rasa artikel ni kalau keluar dalam suratkhabar bertarikh 8 Januari 1954 bolehle...tapi ni dah tahun 2007. entahle...mungkin pada separuh orang benda ni takle besar sangat tapi bagi saya ia memang besar. ia menandakan cara fikir sesetengah orang dan menandakan tahap kemajuan satu-satu bangsa dan bila dikatakan 'kecemerlangan negara' maka ia secara tak sedar dah melibatkan kewibawaan dan maruah negara. dah 50 tahun kita memperjuangkan maruah. dah 50 tahun kita membina imej dan kedaulatan. dah 50 tahun kita mengisi kemerdekaan. takkan 50 tahun itu hasilnya roda 'funfair'...alaaa...sedih brotherr...sedih!!

apapun...pada saya kalau dah nak sangat mencari 'lambang' maka buatle 'brainstorming' sikit, carile benda-benda lain yang lebik 'logik' atau dalam bahasa pasarnya yang lebih senonoh. we're much better than this. tapi yeela...benda dah keluar...camna nak tarik balik kan? cuma di masa-masa akan datang cubale... saya kalau orang nak kata saya 'emosional'...maka biarle orang tu berkata kerana ini melibatkan bukan setakat diri saya tetapi juga mereka yang mengatakan saya tu. cuma saya harap takle esok-esok benda-benda ni masuk dalam buku sejarah dan digunakan pulak oleh adik-adik kita yang bersekolah. bila ditanya apakah lambang kecermelangan negara yang paling gah....maka diaorang pun sebut...roda funfair - Eyes on Malaysia....wallahualam

Thursday, January 04, 2007

perihal anak-anak kita

assalmualaikum...

fieww...lega rasanya sebab hal anak sekolah telah pun selesai. yuran, buku, kelas, uniform dan segala-galanya dah pun setel. apapun, untuk setakat tahun 2007 ni le. tapi kita tackle je benda ni tahun demi tahun...jangan pikir lebih-lebih. Allah dah beri kemudahan dan beri kekuatan maka insyaAllah semua kerja pasti dapat diselesaikan. yang pasti anak dah ada tempat kat sekolah, dia gembira, dia boleh belajar dengan selesa dan dia boleh terus belajar...ok le tu. yang lain-lain esok kita improve kan sikit demi sikit. setidak-tidaknya syukur pada Allah anak-anak kita kat sini dapat pi sekolah dengan proper berbanding dengan anak-anak sedara, rakan dan taulan kita di Johor, danlah unifom, buku dan berbagai kelengkapan mungkin takde mungkin juga ade...sekolah pun tengah kelam-kabut dengan kemudahannya. kita doakan je mereka semua dapat mengatasinya dan doakan agar Allah memudahkan kehidupan mereka kat sana tu.

bercakap hal anak ni, disamping kita menjalankan amanah - membesar, mendidik, memberikan ilmu dan pelajaran dan menyayangi mereka jangan le pula kita lebih-lebih sangat terutama dalam menyayangi mereka kerana Allah ada sebut dalam At-Taubah ayat 24; "Katakanlah Jika bapa-bapamu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, isteri-isterimu, kaum-kerabatmu, harta-benda yang kamu usahakan dan perniagaan yang kamu takuti kerugiannya serta rumah yamg kamu sukai, (semuanya itu) lebih kamu cintai dari Allah maka tunggulah olehmu, sehingga Allah mendatangkan siksaanNya, Allah tiada menunjukki kaum yang fasik itu".

jadi berpada-pada kita kerana sayang dan cita yang abadi yang hakiki dan yang paling utama hanyalah kepada Allah....sebab kalau kita kaji perlahan-perlahan kita mesti akan dapat kesimpulan bahawa semua yang diatas yang disebut dalam ayat di atas tadi tu adalah datangnya dariNya juga. jadinya jangan terlebih taksub dengan anak, isteri, business, sedara, rumah dan bermacam-macam lagi.

marile kita disamping kita sayang anak, memberikan perhatian pada mereka, memberikan segala kemudahan untuknya membesar...menjalankan amanah kita, hendaklah juga kita mengingatkan diri bahawa anak itu perlu kita tanamkan dalam diri mereka agar mereka sayangkan Allah bukan sayangkan kita sebagai balasan atas apa yang kita curahkan pada mereka, itu semua tanggungjawab kita. dan pastinya apabila sayangkan Allah automatiknya insyaAllah dia akan turut sayangkan kita. nabi pun dah kata apabila matinya anak Adam maka tiadalah apa-apa yang ditinggalkannya dapat memberikan kebaikkan padanya melainkan atas 3 perkara, ilmu yang diamalkan, sedekah jariah dan anak yang soleh.....wallahualam.

Friday, December 29, 2006

tahun baru dah nak datang...

assalamualaikum...

selamat menyambut Aidil Adha dan tahun baru masehi 2007. bercakap berkenaan tahun baru ni....teringat tahun 2006. dulu-dulu masa di hujung tahun 2005 bergegak-gempita kita nak menyambut 2006. tak sabar dan macam-macam azam kita dah buat untuk 2006 tu. bahkan ada tu sampai 23 azam baru dia buat. tapi baru-baru ni saya jumpa le member ni dia kata dah sampai nak tutup 2006 ni baru 4 je dari 23 azam tu yang dia sempat buat...perhh...memang gempita brotherr.. lama-lama gelapgelita dia ni.. apa yang saya cadangkan pada member sorang ni ialah baki yang 19 azam tu dia buat le sebagai azam untuk semasa hidup...jangan hanya untuk satu tahun je. dia setuju gak dengan cadangan saya tuh.

sebenarnya apa yang ada pada tahun baru? takde apa....hanya nombor dan entah-entah tanpa kita sedari tahun 2007 ni dah pun bermula! kita manusia je yang ngada-ngada nak buat sempadan waktu. entah-entah tahun yang dunia ni pakai silap haribulan hanya satu je..hanya satu tahun je... kan ke best kalau macam tu. umur kita pun satu tahun je. muda trang-tang-tang kita ni kan? sampai mati umur kita satu tahun jeee.. apapun brotherr sempena dengan tahun baru yang nak menjelang tiba ni janganle hanya azam kita yang diperbarui bahkan segala-galanya mesti diperbarui, mestilah di buat assessment...mana yang dah berjalan baik biarle ianya berjalan dan mana yang tak baik di baikkan...diperbaikki.

sebenarnya makna lain yang lebih tepat untuk perkataan azam tu ialah 'melakukan perubahan kepada yang lebih baik'. tak kira le dalam bab apa pun. kereta sebuah azam nak dua. yang periksa dapat 5A mesti azam nak dapat 8A pulak. yang kerja gaji rm2000 mesti azam nak dapat rm4000. yang suka jadi roadbully tu berazamlah untuk jadi yang bersopan-santun, yang suka senyum kat orang (senyum itu satu sedekahkan?) takpayah la pulak berazam nak ketawa-ketawa tak bersebab kat orang...tapi berazam untuk perbaikki teknik senyuman tu dan bagi yang tak cukup sorang (si sang suami le ni)...maka boleh le cuba tanam azam untuk tambah (tapi mestila juga untuk kebaikkan), yeela...kot-kot azam tu menjadi...hebatle jadinya kan? akhirkata, jadikanlah tahun 2007 yang nak datang sebagai tahun berubah dari yang baik menjadi yang lebih baik...wallahualam

Wednesday, December 20, 2006

bila yang 'veteran' dilanda asmara....

assalamualaikum...

ketemu lagi kita. Alhamdulillah. bermula dari Isnin lepas hingga ke pagi hari ni (Rabu), saya membawa keluarga ke Melaka. yeela, sempena cuti sekolah dan isteri pun di suruh habiskan cuti campur dengan ada sedikit bajet maka kami pun ke Melaka. di samping menghadiri kenduri rumah baru keluarga ipar di Bukit Beruang antara lain agenda kami ialah ber'union' antara adik-beradik isteri...juga yang termasuk dalam agenda ialah nak setelkan perihal seorang orang 'veteran' dengan 'cinta'nya. setel perihal cinta orang 'veteran' ni maka pening adik-beradik insyaAllah turut reda...gitule. dah lama juga cerita cintatnya memeningkan kepala kami. nak ditegur dia bukan lagi bebudak kecik nak, dibiarkan....kami sekeluarga 'tersegan' dengan orang-orang kampung, sedara-mara dan adik-beradik allahyarham isterinya. diluah mati mak diluah mati bapakle...katakan.

angau level 1, gitu le analisa saya terhadap orang 'veteran' ni. kita sekeluarga sibuk melayan anak-anak, siapkan makan, syok bercerita sesama kami tapi orang 'veteran' ni asyik menekan talifon tangan 'bersms' tak henti-henti. sekejap-kejap terkejip matanya merenung skrin talifon tangan tu...maklumlah spek mata tertinggal plak di rumah!!. sekejap-kejap lari plak ke tempat lain bila talifon tangannya tu berdering. yang saya dapat lihat dengan ketara ialah...bila talifon tangannya berdering je....muka dia pun turut terseringai kegumbiraan...walau semasa beliau terseringai tu...rupawajahnya kurang enak untuk dilihat...(dah 'veteran' brotherr...segalanya serba tak cukup). rupanya ginile yang dikatakan cinta di hujung usia....tapi yang saya tahulah orang bila dah ada 'experience' dan 'skill' dia selalunya relaks, tak terkinja sesangat, 'cool' dan sentiasa dapat mengawal suasana. tapi yang ni memang lain sesangat le. kinja dan latahnya kekadang dilihat kalah remaja 17 tahun bercinta! setelah dibelek dan di siasat rupanya siperawan yang bercintat dengan orang 'veteran' ni berumur baru 34 tahun sedangkan orang 'veteran' tu dah 60 lebih usianya...patutlah kinja dan 'thrill' nya lain sikit...

satu lagi yang kenapa saya kata kami nak setelkan perihal orang 'veteran' ni bercinta ialah kerana duit dia selalunya 'habis'. dan 'habis' tu kebanyakkannya pergi ke siperawan tu. tu yang kami nak cuba setelkan. kami sebenarnya kalau orang 'veteran' tu nak kahwin dengan siperawan tu pun kami tak kisah sangat...yeela kami ni bukan wali dan bukan badan yang nak 'approve' perkahwinan tu cuma kami nak tahu 'background' siperawan. hati budi, tingkah laku, tahap keagamaannya dan berbagai lagi supaya orang 'veteran' tu tak le hanyut atau 'dihanyut'kan bila mereka dah kahwin kelak...itu aje. yang pening biarle disetelkan agar reda pening tu...janganle pulak yang memeningkan esok-esok jadi yang menyusahkan pulak. tak sanggup rasanya.anak sulong biarle yang muda dari kita barule senang kita 'manage' tapi kalau 'anak sulong' dah 60 lebih umurnya...terkehel juga leherku ini....wallahualam

Wednesday, December 13, 2006

letak kaki dalam kasut orang....

assalamualaikum...


jumpa lagi kita, alhamdulillah Allah berikan kesempatan. pujian dan syukur hanya kepadaNya. saya nak bawa satu isu berkenaan 'cari makan' ataupun tentang bekerjalah. baru-baru ada rakan lama dari tempat kerja lama datang jumpa saya. saya seronok dan nampaknya dia pun seronok dapat jumpa saya. kami seperti biasale bila dah lama tak jumpa maka bertukar-tukar ceritala...pasal keluarga dan pasal karier. pasal keluarga nampaknya ok..tapi topik yang agak hangat dan 80% dari perbualan hari tu adalah berkisar tentang karier dan tempat kerja. beliau ceritale sedikit-sebanyak dan kemudian jadi banyak-banyak tentang tempat kerja beliau. setelah berbelas tahun kerja beliau akhirnya membuat kesimpulan yang beliau telah ditipu oleh majikannya. atas dasar apa? atas dasar gaji yang tak dapat. menurut beliau gaji diberi dah bukan penuh, tapi rm500-rm500 ikut bila company ada duit (mana polisi company dia pakai tak tahula pulak saya). katanya gaji dia dapat yang baki akhir untuk bulan 10 tak ikut jumlah kiraan beliau. saya nasihatkan dia 'deal' terus dengan pihat hr, tengok statement.

saya juga dulu-dulu sempatla 'merasa' polisi di beri gaji 'ikut dan' tuu...dan bila mendengar dan menengokkan muka rakan tu memang saya kesian habis...bila terbayangkan anaknya yang tiga orang tu...lagile kesian...bila teringatkan...anak sulungnya yang akan bersekolah tahun depan....mak ooi...mau tangkap nangis bila mengenangkannya. payah...memang payah. apa yang saya boleh katakan pada dia ialah berbanyak bersabar dan di masa yang sama cuba (dengan sedaya-upayanya) cari kerja di tempat lain. kita selagi 'hidup' maka memang kita sebenarnya Allah kata boleh ikhtiar. seperti yang Allah katakan di surah Al-Baqarah ayat 286 : tidak diuji hambanya melainkan mengikut kesanggupannya sahaja. maka rasanya dia memang boleh 'manage' lagi kepayahan itu. ingatla...hidup itu satu amanah dan kehidupan itu satu anugerah.

rasanya bab rakan tu memang ok...sedikit-sebanyak boleh setel...insyaAllah. disetiap kesulitan akan ada kesenangan...2 kali Allah sebut dalam surah Al-Insyirah. cuma saya yang terkilan sesangat ialah bab majikannya...bilalah nak berubah! dah tahu tak boleh nak bayar gaji cakaplah betul-betul, lepas tu cubale cari 'fund' mana-mana untuk bayar sedikit pampasan bersama gaji yang tertunggak tu....dan kemudian dengan resmi lepaskanlah mana-mana pekerja yang memang dah nak berhenti tu. usahalah sikit...mesti boleh. insyaAllah boleh. saya pun bukan pandai sangat dalam mengurus syarikat..tapi kita kalau usaha ke arah yang baik, dengan di dulukan dengan niat yang baik maka hasilnya juga pasti baik...hukumnya begitulah, selalunya. dalam apa hal pun samada rakan tadi mahupun majikannya...cuba kita guna konsep 'empathy' iaitu cuba rasai apa yang orang lain rasa...kita pastinya akan lebih rasional. bila saya katakan begini kepada rakan tadi dia jawab..."asyik-asyik aku je yang kena 'empathy'...bos bila pulak nak 'empathy'kan aku? dengar je benda ni dari mulut rakan tu...maka saya jawab pula...."laarrrr..." gitule...wallahualam

Friday, December 08, 2006

negara mat saleh

assalamualaikum…


pelik bin ajaib. ada tak kekadang tu sedara rasa macam kita ni belum merdeka? saya ada. kekadang tu perasaan sangat kuat. nak tahu masa bila. masa menengok TV. iklan, talkshow, program bola , dokumentari dan sebagainya. semua yang ‘anchor’ dalam rancangan TV ni kebanyakannya ‘mat salleh’. lebih-lebih lagi kalau sedara tengok rancangan dari stesen TV kabel berbayar yg paling dominan. naik pelik saya. dahla stesen TV ni ‘cari makan’ kat tanahair kita yang berdaulat, dapat permit dan lesen dari kerajaan kita tapi yang diorang panggil untuk kendalikan semua rancangan boleh kata kebanyakkannya ‘mat-mat saleh’ ni. itu yang kita nampak dan tengok kat skrin TV belum lagi yang disebalik layer seperti juruteranya, jurutekniknya, perekabentuknya, pereka grafiknya, editornya, penerbitnya dan macam-macam lagi.

saya bukanle anti sesangat akan ‘mat-mat saleh’ ni tapi kekadang tu rasa macam dah terjajah balik kita ni. teknologi, kemahiran yang dok kata nak transfer tu tapi tak transfer-transfer, apa dah jadi. camana tenaga tempatan nak mahir nak boleh hidup dalam tanah air sendiri. itu belum lagi kita kaji di sektor-sektor lain seperti perkilangan, pembuatan kereta, pembinaan, pertanian, perkapalan, perlombongan petroleum dan sebagainya. kalau di kumpul rasanya ramai juga ‘mat-mat saleh’ ni. dah tu buka sikit anak gaji yang kita dok bayar diorang ni...beribu-ribu brother.

iklan TV yang dulunya muka ‘pan-asian’ pun tak boleh masuk sekarang bukan setakat ‘pan-asian’ malahan takde langsung ciri-ciri asia pun dah menakluki iklan-iklan di TV, billboards dan juga di media massa (majalah dan surat-surat khabar). bagi le peluang pada anak tempatan dan pastikan segala teknologi dan kemahiran telah dipindahkan kepada kita. kita lama-lama hilang identiti, hanyut dan tak tahu arah. tak tahu matlamat. hilang dalam keasyikkan. sekarang 2006 cuba bayangkan jika bebenda ni berterusan..dan anda hidup pada tahun 2016. dah jadi negara ‘mat saleh’ agaknya kita nanti. yang kesiannya generasi kita yang seterusnya le brother....wallahualam.

Wednesday, November 29, 2006

suami yang ntah apa-apa...

assalamualaikum…


bertemu lagi kita. cuma akhir-akhir tak dapat sekerap dulu dek kerana tugas yang mem’busy’kan. ada sedikit perkara yang nak saya keudarakan disini. baru-baru ni saya berkesempatan mengendalikan kursus bina insan untuk lembaga zakat selangor bersama rakan-rakan. kursus adalah anjuran lembaga zakat untuk golongan penerima zakat (asnaf) dan untuk sesi kali ni jumlah peserta agak ramai mencecah 62 orang (termasuk 20 orang kanak-kanak). peserta terveteren sekali adalah nenek berumur 70 tahun. seperti biasa peserta wanita lebih ramai dari peserta lelaki...biasa la tu. program berjalan seperti biasa. cuma mungkin sedikit gangguan akibat ‘kekurangan’ kemudahan dari pihak resort. yela...letrik bercatu (pakai generator gitu), tandas kami (pihak fasilitator) di luar bilik (berkongsi dengan penginap bilik-bilik lain...cuma mujur tak berkongsi dengan alam semulajadi), ketiadaan ‘signal’ telefon mudahalih dan kekurangan yang paling agak menyedihkan ialah penginapan peserta yang nun di atas bukit. bayangkanle nenek umur 70 tahun tu nak naik ke biliknya...perrh!!. saya sendiri kekadang tu berdetap bunyi lutut bila melangkah nak ke dewan seminar (yang juga di lereng bukit).

apapun dengan kekuatan dariNya dan izinNya program berjalan dengan baik sekali. di pagi hari kedua pegawai zakat datang melawat dan kemudian minta izin kami untuk membawa seorang peserta wanita balik ke rumahnya di Batang Kali. alasannya? rupanya dia datang kursus tapi dia dah tinggalkan anak-anaknya seamai 8 orang di rumah. di tinggalkan begitu saja. harapnya bekas suami dia akan datang menjenguk...itupun setelah dia bersetuju untuk membayar RM50 kepada bekas suaminya itu untuk ‘cover’ duit petrol dan tol. perrh!!?#...punyalah mithali sang suami!! tengok anak sendiri pun minta upah dari bekas isteri? hukum seligi sampai pengsan je suami-suami macam ni...di samping seligi kita selang-seli sikit dengan tempeleng dan 'karate'. baru best kan??

balik kisah anak yang 8 orang tu...maka pegawai zakat pun datang balik ke tempat kursus bersama peserta tadi juga bersama dengan 8 orang anak-anaknya. yang sulung baru 12 tahun. yang lain dah tentula kecik-kecik. peserta wanita ni umur baru 29 tahun tapi sebab 2 kali dapat kembar itule yang jadi 8 orang tu. suka kami dan peserta lain menengok anak-anaknya. satu bebudak tu dapatlah makan-tidor yang ‘proper’ disamping ibunya dan yang kedua ibunya pun dapatlah mengikuti kursus dengan lebih tenang dan tenteram. kami? lagile tenteram...apa yang dapat kita sedikit sebanyak simpulkan ialah inilah kisah masyarakat dan ini memang perkara ‘real’ bukan lakonan. ibu memang bertanggungjawab bila kami lihat layanannya kepada anak-anaknya. tapi bapa?..haprakk. haprakk peringkat tertinggi!! percayalah kisah-kisah duka yang sebegini hasil dari gedegol sang suami memang banyak berlaku disekeliling kita. jadi pada kaum lelaki, bapa dan suami tolongle jangan jadi gedegol...itukan anak kita, amanah dariNya. sedap dah rasa tapi peranan dan tanggungjawab nak lari...where got road...brotherrr!...wallahualam

Tuesday, November 21, 2006

buka jangan tak buka!

asalamualaikum...

fieww...sikit punya banyak open house sempena raya ni!...setiap weekend kira penuhla. saya sendiri pun sampai susah nak buat open house sebab sibuk sangat menghadiri handai, kenalan, rakan dan jiran-jiran punya open house (alasan je tu..). apapun rezeki brother...takkan nak tolak. lagi satu open house ni memang dipanggil untuk datang makan...tak banyak songeh. datang...makan...sendawa..balik. tak ke simple..habis simple dah tu. bagi mereka yang ada anak, anak-anak diorang tu dapat duit raya lagi tu.. memang bulan rezeki le Syawal ni!! tapikan dalam dok syok bertandang ke open-open house tu jangan plak kita lupa akan makna sebenar open house tu. makan..makan juga tapi makna dan hakikat sebenar di sebalik open house tu kena le kita tau juga. tuan rumah memang baik tapi takkan setakat kita nak kata dia baik je (sebab bagi kita makan free). mari kita cuba secara kasar menyenaraikan sedikit sebanyak maknanya. 1 – silaturrahim. 2- sedekah (amal jariah). 3 – meraikan kemenangan sebulan berpuasa bersama puasa 6 Syawal. 4 – senangle sikit sanak saudara nak datang selepas ni ke rumah kita.

jadinya sesambil kita makan tu bertegur sapalah dengan mereka yang ada sekali kat open house tu. setidaknya terjalinlah silaturrahim. kalu yang buat bisnes tu...ni dah kira satu kesempatan besar. dapat contact...esok-esok boleh buat bisnes sekali. tapikan camna banyak pun kebaikkan kita sebagai tetamu yang hadir open house tu dapat tapi the ultimate kebaikkan tentulah pergi ke tuan rumah. dia lah yang susah payah jadikan rumahnya untuk tempat mengerat silaturrahim, dia la yang beramal bagi orang makan, dia la juga yang banyak berkorban masa, tenaga dan wang ringgit. dan pastinya diala juga yang dapat banyak kebaikkan. atau orang korporat panggil - dia la yang ‘score point’. jadi kita yang pergi cuci tangan...makan..sendawa...balik janganlah pula banyak komen. dia dah tungkus lumus cuba memberikan kita yang terbaik...tapi kalau dia tak dapat ‘deliver’ juga relaksla jangan kutuk dia lagipun bukan selalu dia buat majlis cam gini (melainkan kalau dia bisnes catering le!) setahun sekali je dia ‘arrange’ bebenda macam open house ni dan dah tentulah banyak silap dan salah. jangan komen, syukur dan doakan je dia boleh buat benda yang sama next year...habis cerita. sambil tu doa-doa juga agar dia masih jemput kita next year tu.

sedar tak sedar…kalau dilihat dengan mata kasa sekelompok manusia yang turut dapat kebaikan dari aktiviti open house adalah mereka yang bisnes catering dan bisnes khemah. amboii..tak termenang tangan jugak diorang ni. alhamdulillah...semua rezeki Allah. tidak ke makmur semuanya. jadi sambil makan-makan open house tu...sambil-sambil menyuap lemang ke mulut, sambil-sambil kita renungkan sejenak apa makna di sebalik open house tu..hah...barulah lemang yang masuk mulut makin terasa sedapnya. samada membuat atau menghadirinya..apapun...open house ni memang banyak baiknya, maka yang dah buat teruslah membuatnya di masa-masa akan datang dan tambahkan senarai yang dijemput dari saudara, jiran, handai, rakan dan taulan kepada mereka-mereka yang kurang bernasib baik pula seperti golongan-golongan anak yatim, mereka yang cacat, golongan tua, yang miskin dan sebagainya..ini semua kalau nak kira ada kemungkinan memang dah untuk bahagian mereka dari Allah yang di datangkan melalui kita....wallahualam.

Friday, November 10, 2006

kemanakah lelaki-lelaki itu?

assalamualaikum...

isnin dan selasa tempohari saya berada di Hotel De Palma Sepang assisting rakan saya Dr Yus mengendalikan kursus Stress Management untuk Jabatan Pengurusan Kewangan, Sirim Berhad. 2 hari 1 malam kami di situ. 20 orang peserta. 18 wanita dan 2 orang lelaki. walaupun pelik tapi itulah kebenarannya iaitu peserta wanita jauh lebih ramai bilangannya dari peserta lelaki. kenapa jadi camtu? takle saya mengetahuinya. mungkin golongan wanita adalah golongan yang sukakan ilmu atau yang sukakan input-input yang boleh menolong mereka sedikit sebanyak esok-esok. atau mungkin kerana golongan lelaki dah memang cukup ilmu atau memang 'busy' gila akan bebenda lain maka tak jadikan 'pencarian' ilmu itu sebagai sesuatu yang perlu di berikan keutamaan. saya lelaki dan kekadang saya pun ada rasa camtu gak. tapi saya tahu di surau-surau atau di masjid-masjid jemaahnya memang ramai lelaki dan jika ada kuliah/tazkirah yang hadir pun memang ramai lelaki. jadi tak bolehle nak kata kaum lelaki ni memang tak suka cari ilmu...tak boleh brotherr..
Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting
rasanyalah...kaum lelaki ni kalau tak di suruh/arah mereka memang boleh dengan sendirinya lakukan 'pencarian' itu tetapi bila keluar arahan...maka liatle gamaknya mereka ini. di sini saya nampak uniknya spesies yang nama lelaki ini. kesedaran itu ada...keinsafan pula kena tunggu lama sikit...kesungguhan pula kena tunggu lagi lama. pasal ego lelaki pula kalau nak citer, 3 hari 3 malam pun tak habis. ego besar gunung beb!! tapi kalau kita pandai cangkul sikit-sikit...ratalah egonya tu. teknik menyangkul dan 'tools' yg nak guna pun kena pandai pilih dan guna. ada setengah kakak-kakak kita guna 'makanan' sebagai tools. ada sesetengahnya guna 'senggama'. ada yang guna 'urutan'.
Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting
pasal teknik plak...cubale teknik-teknik yg terkini dan mempunyai ciri-ciri di luar kebiasaan (bukan luar tabie' ye...!). contohnya dalam hal urutan tadi...gunalah kaedah ururtan rimau ke...urutan musang ke...urutan bokbong ke...apa-apa saja asalkan lain dari kebiasaan...barula 'fresh' sikit dan ngem...gitu. dalam hal senggama plak...carile teknik yang sedikit mencabar dan daring...hah...barulah tercetus satu revolusi!! terlompat paradigma! tapi apapun saya rasa teknik yang paling berkesan adalah 'reverse psychology'....contohnya bila dia bagi duit kat kakak...kakak simpanle jangan dibelanjakan, kumpul dan lepas tu bagi balik kat dia. tentu tergezut cencurut dia...kemudian dia akan beri lagi banyak. atau bila dia beri simply tolak je pemberian tu...hmm pastinya esok-esok dia akan beri lebih banyak lagi (tapi kalau dia terus pengsan...jgnle salahkan saya pulak!). contoh kalau ada suami yg suka tengok bola...bila tiba time cepat-cepat kakak tukar channel ke perlawanan bola tu dan panggil dia untuk tengok bola tu...sediakanle biskut marrie dengan kopi ke...pasti tergezut cencurut-tertelan-ubat-gegat dia. lakukanlah...walau dengar macam ntah apa-apa tapi jika dilakukan hanya keranaNya dan kerana nak jadikan 'hubungan' kekeluargaan lebih erat dan 'bercahaya' maka kesannya pasti marvellous....wallahaualam

Friday, November 03, 2006

ini negara untuk siapa?

assalamualaikum...

apa fungsi negara kepada kita? dan apa pula fungsi kita kepada negara? perhh..! pelik gak soalan tu kan?. tapi rasanya soalan ini tidaklah payah bebenor untuk dijawab. kita dah capai merdeka hampir setengah abad. ada mereka pula yang dah berumur lebih dari tempoh negara merdeka lagi. rasa-rasa mereka ni bolehke jawab soalan-soalan di atas tu? marile kita sesama menjawabnya atau cubale tengok-tengokkan jawapan saya ni...fungsi negara pada kita? tak lain dan tak bukan ialah untuk membolehkan kita 'cari makan' atau mencari kehidupan. negara adalah hamparan untuk kita melakukan ini semua. fungsi kita kepada negara pula adalah untuk menjadikan hamparan ini sentiasa terjaga kemas. kita kena jaga, kita kena pertahankan, kita kena maintain negara kita ni. kalau difikirlah yg mana satu susah? fungsi negara kepada kita? atau fungsi kita kepada negara? bagi saya yang marhaen ni yg susah adalah fungsi kita kepada negara...sebab? negara tu sendiri memang dah terhampar..dah di sediakan Allah untuk kita. negara tak buat apa-apa pun untuk kita tapi Allah yang sediakan segalanya, yg menghamparkan negara itu kepada kita. negara lepas tangan bebb..!! cuba tenungkan sejenak...antara fungsi kita kepada negara adalah ramai-ramai 'memilih' beberapa orang manusia yg kita wakilkan untuk terus melakukan 'jagaan', maintain, pertahan dan sebagainya kepada negara kita. tapi telahke kita jalankan fungsi itu sebaik-baiknya?

marile kita bayangkan macam kita ada tanah seekar. lokasi cantik, subur dan penuh dengan galian tapi takle pula kita usahakan atau lakukan sesuatu yang bermenafaat pada tanah tu....so apa jadi? tak jadi apale jawabnya. last-last penuh bersemak, jadi 'pot' binatang berbisa dan binatang liar. itu contohnya negara tanpa kita yang duduk didalamnya. kemudian kita bayangkan pula kalau kita ni takde 'tempat' atau tanah untuk dijadikan 'pot'..ialah untuk buat rumah atau untuk bercucuk tanam? apa jadi kat kita? jadi cam rakyat Palestine le brother... tapi sesungguhnya masih boleh 'hidup' dan mencari kehidupan. jadi yang mana satu penting, kita ke negara kita? kita boleh tak hidup tanpa negara? boleee... negara jadi apa kalau takde kita?...tak jadi apee...kerajaan? kerajaan tu orang yang kita pilih tadile brotherr...kerajaan bukan negara. cuma kalau tanah tu dah subur, banyak galian, lokasi best dan boleh buat kita makmur maka kenala kita jaga baik-baik tanah tu, kenala kita usahakan dengan baik-baik..tidakkah itu amanah Allah juga?

kita memang sentiasa berusaha untuk jalankan fungsi kita kepada negara sebaik mungkin cuma akhir-akhir kita rasa semakin tertekan sebab kalau negara tak menjalankan fungsinya kepada kita sebagai penduduk ni takpe le juga tapi sekumpulan manusia yang kita pilih untuk jadi ketua, untuk jadi wakil kita pulak telah berfungsi yang bukan-bukan kepada kita. dari segala macam barang keperluan (cth: petrol) yang naik harga, letrik naik harga, sekarang air pun dah naik harga, tol pun dah nak naik, interest bank bila beli keta pun dah naik dan bermacam-macam lagi le yang naik harga sampai darah kita pun kekadang naikle juga. tempelengle...kalau kata kos penyelenggaraan bebenda tu semua naik maka sebab itula harga dan cajnya semua naik. apa!!?..bilangan orang yang bekerja dan dikenakan tax tu tak bertambah dari semasa ke semasa? lagi ramai yang bekerja lagi banyakle kutipan cukai tu. itu belum kira pertambahan syarikat-syarikat perniagaan lagi. simpang-siur kutipan yang masuk ke negara. cukai dapat, perbezaan kenaikan dapat, duti, levi, eksais dan macam-macam lagi la. yang paling terkilan dan sedih ialah kita macam nak rak jalankan fungsi kita kepada negara ni dengan membayar segala cukai dan kos kenaikan caj/harga tu...tapi ada sebilangan manusia (yang kita pilih tuu...) yang kaut masuk segala yang kita bayar tu ke kantung mereka sendiri. tanpa segan-silu...ye le dah pegang 'kuasa' le katakan. apa dah jadi? rasanya janganla kita manjakan sangat negara kita (atau kerajaan kita ni??) sebab nanti takut jadi macam citer 'Anakku Sazali' pulak. sekali sekala kita 'rotan' le jugak. apapun, kalau bebenda camni berterusan la brother maka...negara = bersekutu bertambah mutu, rakyat = bersekutu bertambah kutu le jadinya....wallahualam.