Friday, June 20, 2008

empat puluh

sekonyong, 40 pertama telah pergi
meninggalkan kepayahan, resah dan gusar
hayunan kaki menderap terus
mencari sirna di ufuk mendung
mengintai ceria 40 kedua

batuk terlohong menumbuk dada
lutut jengkel diketuk ditepuk
uban dan urat berselirat
kaya bijaksana, renungan menajam
mengintai harapan 40 kedua

semangat utuh masih disandang
alasan berdiam dilempar ke sisih
nafsu-nafsi bersulam menyela tiba
kembara pencarian teguh menangkis
mengintai ruang 40 kedua

tugas dan beban digalas hemah
derai keringat kering tak bersapa
impian dan destinasi silih menjelma
si lahad antara yang memanggil
mengintai kesempatan 40 kedua

tersadung, mengguling dan bangkit
mengerah kederat yang makin nipis
menadah doa, meminta redha
pegun melontar soalan di benak kecil
adakah 40 kedua dapat dilangkahi?

nahmy, 20 Jun 2008.

2 comments:

ijad said...

salam... apa khabar..

nahmy said...

baik...alhamdulillah..